Detail Katalog
ID: 13313Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Indonesia Dikhianati
Pengarang:
Elizabeth Fuller Collins
Elizabeth Fuller Collins
Penerbit:
Gramedia
Gramedia
Tempat Terbit:
Jakarta
Jakarta
Tahun Terbit:
2008
2008
Bahasa:
Indonesia
Indonesia
Subjek
Pembangunan Ekonomi
Kebijakan Publik
Korupsi (Dalam politik)
Deskripsi Fisik:
350 hlm.; 24 cm.
350 hlm.; 24 cm.
ISBN:
978-979-2240733
978-979-2240733
Nomor Panggil:
320.6 COL i
320.6 COL i
Control Number:
BIB005253
BIB005253
BIB ID:
BIB005253
BIB005253
Catatan
Buku ini menyajikan studi kritis tentang bagaimana kebijakan pembangunan di era Orde Baru dan sesudahnya (1994–2004) gagal mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat kecil. Berdasarkan penelitian lapangan di Sumatra Selatan, Elizabeth Fuller Collins menggunakan wawancara dan laporan media lokal untuk menggambarkan dampak kebijakan neoliberal dan praktik korporasi kroni terhadap petani, buruh, serta masyarakat miskin.
Collins menjelaskan bagaimana tanah petani di Sumatra Selatan diambil alih oleh pemerintah dan perusahaan besar, yang menyebabkan penggusuran, hilangnya sumber penghidupan, serta ketidakadilan agraria. Ia juga mengangkat konflik lingkungan akibat kerusakan hutan dan ekosistem yang disebabkan oleh operasi perusahaan besar, sementara komunitas lokal mengalami dampak ekologis dan sosial yang berat.
Buku ini membahas pula eksploitasi pekerja kontrak, termasuk buruh dengan hubungan politik tertentu, yang berada dalam posisi rentan karena lemahnya perlindungan tenaga kerja. Collins menyoroti korupsi sistemik dalam pemerintahan Orde Baru dan bagaimana hubungan antara kapitalisme liberal dan kekuasaan politik menghasilkan ketimpangan sosial yang dalam.
Selain itu, ia menelaah hubungan antara aktivisme Islam dan hak asasi manusia, serta berpendapat bahwa tidak ada pertentangan inheren antara Islam dan demokrasi, khususnya dalam konteks perjuangan keadilan sosial.
Pada bagian akhir, Collins menyimpulkan bahwa kapitalisme neoliberal perlu dikritisi sebagai model pembangunan. Ia menegaskan bahwa meskipun demokrasi tidak sempurna, model tersebut tetap menjadi harapan terbaik bagi pembangunan yang lebih adil, manusiawi, dan berkelanjutan.
Collins menjelaskan bagaimana tanah petani di Sumatra Selatan diambil alih oleh pemerintah dan perusahaan besar, yang menyebabkan penggusuran, hilangnya sumber penghidupan, serta ketidakadilan agraria. Ia juga mengangkat konflik lingkungan akibat kerusakan hutan dan ekosistem yang disebabkan oleh operasi perusahaan besar, sementara komunitas lokal mengalami dampak ekologis dan sosial yang berat.
Buku ini membahas pula eksploitasi pekerja kontrak, termasuk buruh dengan hubungan politik tertentu, yang berada dalam posisi rentan karena lemahnya perlindungan tenaga kerja. Collins menyoroti korupsi sistemik dalam pemerintahan Orde Baru dan bagaimana hubungan antara kapitalisme liberal dan kekuasaan politik menghasilkan ketimpangan sosial yang dalam.
Selain itu, ia menelaah hubungan antara aktivisme Islam dan hak asasi manusia, serta berpendapat bahwa tidak ada pertentangan inheren antara Islam dan demokrasi, khususnya dalam konteks perjuangan keadilan sosial.
Pada bagian akhir, Collins menyimpulkan bahwa kapitalisme neoliberal perlu dikritisi sebagai model pembangunan. Ia menegaskan bahwa meskipun demokrasi tidak sempurna, model tersebut tetap menjadi harapan terbaik bagi pembangunan yang lebih adil, manusiawi, dan berkelanjutan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
NAKER08083L |
320.6 COL i |
Perpustakaan Kemnaker | Tersedia |
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jul 2026