Detail Katalog
ID: 12558Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi: Mengenal dan Mengkritisi Penyimpangan Tokoh-Tokoh Utama Mereka: Ibn Taimiyah, Muhammad Ibnu Abdul Wahab, Nashirudin al-Albani, Ibnu Baz, Ibnu Utsaimin, Shalih Ibnu Fauzan, dan lain-lain
Pengarang:
Syaikh Idahram
Syaikh Idahram
Penerbit:
LKIS
LKIS
Tempat Terbit:
Yogyakarta
Yogyakarta
Tahun Terbit:
2011
2011
Bahasa:
Indonesia
Indonesia
Subjek
Islam -- Aliran dan sekte
Deskripsi Fisik:
338 hlm.; 23 cm.
338 hlm.; 23 cm.
ISBN:
978-602-8995-02-3
978-602-8995-02-3
Nomor Panggil:
297.61 IDA u
297.61 IDA u
Control Number:
BIB004480
BIB004480
BIB ID:
BIB004480
BIB004480
Catatan
Buku Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi secara kritis membahas gerakan Salafi Wahabi dengan menyorot klaim-klaim kebenaran yang sering dikedepankan oleh penganutnya. Penulis menguraikan berbagai penyimpangan menurut penilaian dari perspektif Ahlussunnah wal Jama’ah, terutama mengenai tokoh-tokoh seperti Ibnu Taimiyah, Muhammad Ibnu Abdul Wahab, al-Albani, Ibnu Baz, Ibnu Utsaimin, dan Shalih Ibnu Fauzan.
Beberapa poin utama dalam buku ini:
Salafi Wahabi dianggap mengklaim eksklusivitas kebenaran dan menolak pendapat serta tradisi yang tidak sejalan dengan pemahaman mereka.
Ada analisis mengenai bagaimana dakwah Salafi Wahabi sering menghadapi penentangan, kritik, dan gugatan dari berbagai ulama dari berbagai mazhab dan latar keilmuan.
Penulis menyebut adanya “kerancuan” dalam beberapa paham dan metode mereka, termasuk interpretasi nash (teks) yang dianggap literal, penolakan terhadap ta’wil (atau interpretasi yang lebih kontekstual), serta pengubahan nama dan pemahaman agar ajaran Salafi Wahabi tampak lebih “bersumber dari salaf” agar mendapat penerimaan.
Buku ini juga menyajikan argumen-argumen dari ulama-ulama tradisional yang berupaya mempertahankan otentisitas ajaran Islam yang menurut penulis telah “tergerus” oleh pengaruh pemahaman Salafi Wahabi.
Beberapa poin utama dalam buku ini:
Salafi Wahabi dianggap mengklaim eksklusivitas kebenaran dan menolak pendapat serta tradisi yang tidak sejalan dengan pemahaman mereka.
Ada analisis mengenai bagaimana dakwah Salafi Wahabi sering menghadapi penentangan, kritik, dan gugatan dari berbagai ulama dari berbagai mazhab dan latar keilmuan.
Penulis menyebut adanya “kerancuan” dalam beberapa paham dan metode mereka, termasuk interpretasi nash (teks) yang dianggap literal, penolakan terhadap ta’wil (atau interpretasi yang lebih kontekstual), serta pengubahan nama dan pemahaman agar ajaran Salafi Wahabi tampak lebih “bersumber dari salaf” agar mendapat penerimaan.
Buku ini juga menyajikan argumen-argumen dari ulama-ulama tradisional yang berupaya mempertahankan otentisitas ajaran Islam yang menurut penulis telah “tergerus” oleh pengaruh pemahaman Salafi Wahabi.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
NAKER06156L |
297.61 IDA u |
Perpustakaan Kemnaker | Tersedia |
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jul 2026