Detail Katalog
ID: 11962Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Perempuan Lokal vs Tambang Pasir Besi Global
Pengarang:
Titiek Kartika
Titiek Kartika
Penerbit:
Yayasan Obor Indonesia
Yayasan Obor Indonesia
Tempat Terbit:
Jakarta
Jakarta
Tahun Terbit:
2014
2014
Bahasa:
Indonesia
Indonesia
Subjek
Analisis dampak lingkungan
Wanita -- Keadaan sosial
Deskripsi Fisik:
xxiv+304 hlm.; 21 cm.
xxiv+304 hlm.; 21 cm.
ISBN:
978-979-461-892-9
978-979-461-892-9
Nomor Panggil:
305.4 KAR p
305.4 KAR p
Control Number:
BIB003879
BIB003879
BIB ID:
BIB003879
BIB003879
Catatan
Buku Perempuan Lokal vs Tambang Pasir Besi Global menggambarkan pengalaman nyata perempuan dari komunitas pesisir di Kabupaten Seluma, Bengkulu dalam melawan korporasi tambang pasir besi global yang mengeksploitasi sumber daya alam mereka. Melalui pendekatan etnografi feminis, penulis menelusuri bagaimana perempuan menjadi agen perlawanan sosial: mereka bukan hanya korban tetapi pelaku aktif yang merumuskan narasi, strategi, dan aksi menghadapi penggusuran—fisik maupun sosial—lingkungan yang rusak, serta kerusakan budaya lokal.
Cerita dalam buku ini mencakup dampak tambang terhadap kehidupan sehari-hari: kerusakan ekosistem laut, penurunan hasil laut, polusi debu, dan gangguan sosial-ekonomi. Perempuan digambarkan memainkan peran ganda: sebagai penjaga kehidupan domestik dan komunitas. Perlawanan mereka meliputi protes langsung, aktivitas kolektif, pendokumentasian kerusakan, serta pengorganisasian komunitas untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari korporasi dan pemerintah.
Tujuan utama buku ini adalah membuka dialog tentang bagaimana pembangunan dan bisnis global seringkali mengabaikan suara lokal—terutama suara perempuan—dan bagaimana aktivitas tambang global tidak bisa dipisahkan dari konteks sosial, budaya, dan politik lokal. Buku ini memberikan pemahaman mendalam tentang ketidaksetaraan kekuasaan, gender dan lingkungan, serta menawarkan refleksi kritis terhadap model pembangunan yang meremehkan nilai hidup masyarakat pesisir.
Cerita dalam buku ini mencakup dampak tambang terhadap kehidupan sehari-hari: kerusakan ekosistem laut, penurunan hasil laut, polusi debu, dan gangguan sosial-ekonomi. Perempuan digambarkan memainkan peran ganda: sebagai penjaga kehidupan domestik dan komunitas. Perlawanan mereka meliputi protes langsung, aktivitas kolektif, pendokumentasian kerusakan, serta pengorganisasian komunitas untuk menuntut keadilan dan tanggung jawab dari korporasi dan pemerintah.
Tujuan utama buku ini adalah membuka dialog tentang bagaimana pembangunan dan bisnis global seringkali mengabaikan suara lokal—terutama suara perempuan—dan bagaimana aktivitas tambang global tidak bisa dipisahkan dari konteks sosial, budaya, dan politik lokal. Buku ini memberikan pemahaman mendalam tentang ketidaksetaraan kekuasaan, gender dan lingkungan, serta menawarkan refleksi kritis terhadap model pembangunan yang meremehkan nilai hidup masyarakat pesisir.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
RDA Cataloging
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
NAKER05216L |
305.4 KAR p |
Perpustakaan Kemnaker | Tersedia | |
NAKER07957L |
305.4 KAR p |
Perpustakaan Kemnaker | Tersedia |
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 29 Jul 2026